Wali Kota Ambon Pimpin Doa Minta Hujan

oleh -5 Dilihat
oleh

Ambon.nusainanews.com  – Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena memimpin doa bersama untuk memohon turunnya hujan di tengah kemarau panjang yang memicu kekhawatiran terhadap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kabut asap di Kota Ambon.

Doa bersama tersebut dilakukan saat apel pagi Pemerintah Kota Ambon di Balai Kota Ambon, Senin (12/10/2026). Bodewin mengajak jajaran pemerintah daerah memohon kepada Tuhan Yang Maha Kuasa agar hujan segera turun dan kondisi cuaca kembali membaik.

Kemarau berkepanjangan menjadi perhatian pemerintah karena kondisi lahan yang kering meningkatkan risiko kebakaran. Asap dari kebakaran juga berpotensi mengganggu kualitas udara dan kesehatan masyarakat.

Bodewin meminta camat, lurah, raja, serta pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) untuk terus berdoa sekaligus mengajak masyarakat memperkuat kebersamaan dalam menghadapi kondisi tersebut.

Menurutnya, menghadapi kemarau panjang tidak cukup hanya dengan doa. Upaya nyata untuk mencegah kebakaran dan mengurangi dampak kabut asap juga perlu diperkuat.

Masyarakat diimbau tidak membakar sampah sembarangan maupun membuka lahan dengan cara membakar. Warga juga diminta menggunakan air secara bijak dan segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan titik api.

Pemerintah daerah juga perlu meningkatkan kewaspadaan di wilayah rawan kebakaran guna mencegah api meluas dan mengurangi dampak asap terhadap kesehatan warga.

Fenomena El Nino turut menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan dalam mengantisipasi kondisi kering. Sementara itu, perkembangan cuaca dan prakiraan curah hujan perlu terus dipantau melalui informasi resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Prakiraan hujan di Ambon yang disebut baru akan turun pada Maret 2027 juga menjadi perhatian. Jika kondisi kering berlangsung hingga periode tersebut, upaya pencegahan kebakaran dan penghematan air perlu dilakukan secara konsisten.

Bodewin berharap doa bersama dapat memperkuat kepedulian dan semangat gotong royong seluruh elemen masyarakat dalam menghadapi kemarau panjang.

Dia juga mengajak warga tetap waspada terhadap potensi kebakaran, menjaga kesehatan di tengah kabut asap, serta bersama-sama melindungi lingkungan hingga kondisi cuaca kembali membaik.(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.