BPJN Maluku Pastikan Kesiapan Infrastruktur Hadapi Cuaca Ekstrem dan Arus Mudik Nataru

oleh -3713 Dilihat
oleh
Oplus_16908288

Ambon, NusaInaNews.com – Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Maluku, Yana Astuti, memastikan bahwa pihaknya terus memperkuat kesiapan infrastruktur serta koordinasi lintas lembaga dalam menghadapi potensi cuaca ekstrem dan kerawanan bencana di wilayah Maluku.

Hal ini disampaikan Yana dalam sebuah wawancara, usai upacara Hari Bakti ke-80 PU, Rabu (03/12/2025), terkait kondisi geografis Maluku yang berada dekat dengan sesar, gunung berapi, dan wilayah rawan bencana lainnya.

Yana menjelaskan bahwa BPJN Maluku telah melakukan serangkaian langkah antisipasi, mulai dari kesiapan infrastruktur hingga penyediaan logistik pendukung.

“Kami memastikan kesiapan seluruh infrastruktur, memperkuat koordinasi dan komunikasi antar lembaga, sehingga apabila terjadi kondisi yang tidak kita inginkan, kita dapat melakukan penanganan secara cepat,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa alat berat serta sumber daya pendukung lainnya telah disiapkan agar dapat segera dikerahkan jika terjadi bencana. Selain itu, BPJN juga rutin melakukan monitoring dan evaluasi di lokasi-lokasi rawan bencana untuk mempercepat langkah mitigasi.

Menghadapi masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), BPJN Maluku turut memastikan kelancaran akses jalan dan jembatan.

“Kami memastikan seluruh jalan dan jembatan dalam kondisi prima, sehingga masyarakat dapat bersilaturahmi dan tiba di kampung halaman dengan selamat,” kata Yana.

Terkait proyek strategis, Yana menjelaskan bahwa sejumlah pembangunan di wilayah Seram Bagian Timur (SBT) dilakukan dengan skema multi years contract dan ditargetkan selesai pada 2027.

“Insya Allah, pada 2027 masyarakat SBT dapat menikmati secara maksimal pembangunan infrastruktur sesuai pesan Pak Prabowo, bahwa pembangunan harus menjangkau daerah hingga pulau terluar,” ujarnya.

BPJN Maluku juga menargetkan capaian penanganan infrastruktur tahun 2025 dapat mencapai 99 persen, sesuai pagu anggaran 2025.

Program Inpres Jalan Daerah (IJD) juga tengah berjalan dengan dua skema single year dan multi years. Beberapa proyek di Seram Timur, SBB, Maluku Tengah, hingga Kepulauan Aru termasuk dalam kategori multi years yang akan rampung pada 2027.

Namun sejumlah pekerjaan IJD tahap pertama ditargetkan selesai pada akhir Desember tahun ini.

“Contohnya di Pulau Saparua, pada ruas Haria Gunung Haria yang sekaligus menjadi lokasi penyelenggaraan Natal Sedunia,” jelas Yana.

Dengan berbagai langkah tersebut, BPJN Maluku menegaskan komitmennya untuk memastikan keamanan, kelancaran, dan ketahanan infrastruktur di wilayah Maluku menghadapi tantangan cuaca dan dinamika mobilitas masyarakat. (NI-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.