Gelombang Demo dan Isu Kudeta: Marthinus Hukom Klarifikasi Tuduhan di Medsos

oleh -504 Dilihat
oleh

Jakarta, NusaInaNews.com – Gelombang demonstrasi besar-besaran di berbagai daerah Indonesia yang menelan banyak korban jiwa kini berbuntut panjang.

Tindakan represif aparat kepolisian menuai kecaman publik, terutama dari kalangan mahasiswa, hingga menimbulkan tudingan bahwa citra Polri semakin tercoreng.

Di tengah derasnya kritik, muncul narasi liar di media sosial yang menyeret nama mantan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) RI, Marthinus Hukom, sebagai dalang kerusuhan.

Sebuah akun TikTok bernama piysotikkzu mengunggah video berdurasi 58 detik berjudul “Tidak Terima Diganti, Hukom Coba Kudeta Kapolri”.

Namun, unggahan tersebut justru memicu perlawanan warganet. Banyak komentar menilai narasi itu hanyalah upaya mencari kambing hitam untuk mengalihkan isu.

“Ini murni perjuangan rakyat, jangan coba alihkan isu. Masyarakat sudah cerdas,” tulis akun Eylena Miagina.

“Jangan menggiring opini yang belum ada bukti,” tambah Teguh Wiyono.

Bahkan akun Lawan Angin mempertanyakan posisi Kapolri, “Ada apa Kapolri belum diganti-ganti? Apa ada pesanan Jokowi supaya Kapolri dipertahankan seumur hidup?”

Menanggapi tudingan tersebut, Marthinus Hukom angkat bicara. Ia mengaku terkejut sekaligus heran namanya dikaitkan dengan kerusuhan.

“Saya ini sendirian, tidak punya pasukan, tidak punya uang, tidak pernah merasa jadi orang penting, tapi ternyata bisa ditakuti juga ya? Oleh orang yang punya uang,” ujar Hukom kepada wartawan, Sabtu (30/8/2025).

Ia menegaskan tidak memiliki kapasitas untuk menggerakkan massa.

“Kemampuan menggerakkan massa itu butuh sumber daya keuangan dan jaringan. Saya tidak punya usaha bonafid, tidak ada pion politik. Sekarang saya hanya punya dua ajudan dan sopir pribadi. Apa mungkin mampu menggerakkan massa se-Indonesia?” tegasnya.

Di akhir pernyataannya, Hukom menepis isu kudeta dan memilih bersikap tenang. “Stay easy bro, takhta surga tidak akan pernah runtuh, hati nurani tidak akan kalah,” pungkasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.