Gubernur Maluku di nilai 80 persen Malas hadir di Kantor DPRD.Ini yang disampaikan Watubun  

oleh -1 views
oleh
Ambon.malukubaru.com – Rapat Paripurna DPRD Maluku dalam rangka Pengumuman Pemberhentian akhir jabatan kepala Daerah dan Wakil kepala Daerah yang berlangsung di ruang paripurna Jumat, 1 Desember 2023 yang anehnya tidak dihadiri oleh Gubernur dan wakil gubernur Murad Ismail – Barnabas Orno dan juga  OPD
Padahal DPRD Maluku sudah mengundang untuk hadir dalam rapat Paripurna tersebut.namun Gubernur dan Wakil.Gubernur tidak hadir  juga.Hal   itu tentu tidak mengurangi rasa hormat dan wibawa lembaga DPRD Maluku.Karena DPRD menjalankan amanah undang- undang
“Kami juga sudah mengundang mereka dan mereka tidak hadir.
“Hanya kita aneh saja ,Gubernur dan wakil gubernur tidak hadir tapi itu tidak apa-apa tidak mengurangi rasa hormat dan wibawa lembaga DPRD Provinsi Maluku karena yang kita jalankan ini adalah amanat undang-undang .”ungkap Ketua DPRD Maluku Benhur Watubun kepada sejumlah Wartawan usai Rapat Paripurna dalam Rangka Pengumuman Pemberhentian berkahir Masa Jabatan Kepala Daerah dan Wakil.Kepala Daerah Jumat,1 Desember 2023
“Tentu kita akan menyampaikan laporan kepada menteri Dalam negeri Republik Indonesia.”Kami akan diterima oleh Kemendagri pada tanggal 4 Desember sebelum tanggal 6. karena tanggal 6 itu masa akhir penyampaian usulan penjabar Gubermur
Menurut Watubun, itu sudah dijadwalkan untuk tanggal 4, kita akan diterima oleh Kementerian Dalam negeri dan kita akan menyampaikan seluruh laporan-laporan terkait dengan proses termasuk pemilihan PJ gubernur yang dilaksanakan sangat-sangat demokratis dan kita sudah menghasilkan 3 nama terbaik yang diusulkan
“Jadi dengan nama yang kita sampaikan itu termasuk berita acara Paripurna pemberhentian ini kami akan sampaikan kepada Kementerian Dalam negeri untuk dicermati dan diambil langkah-langkah selanjutnya.
Kami berharap tepat tanggal 1 Januari 2024 Maluku sudah memiliki  pejabat Gubernur Maluku sehingga tidak terjadi kekosongan dalam hal pemerintahan pelayanan publik dan juga untuk urusan-urusan pemerintahan di Daerah ini .”harapnya
Selain itu,terkait Gubernur telah melakukan  pergeseran OPD kemarin di tegaskan Watubun,sebagai lembaga DPRD lembaga yang mengawasi jalannya pemerintahan kita harus menyampaikan saran dan pandangan
“Nah kalau Gubernur kepala batu dan dia mau ganti ,itu urusan dia tapi  sebagai rakyat Maluku yang representasi yang ada di DPRD kita wajib menyampaikan karena bisa saja ada unsur lain indeslaik  untuk menggantikan para pejabat di sana lalu kemudian bisa menciptakan instabilitas politik di daerah  karena bisa saja dalam suasana kebatinan masyarakat  kita juga ada dalam tahapan-tahapan pelaksanaan kampanye pemilu legislatif dan pemilu Presiden.”tandasnya
Kita berharap menjaga dan mendukung semua sikap yang dilakukan baik oleh DPRD maupun oleh pemerintah daerah.”harap Watubun lagi
Saya sarankan untuk tidak boleh mengambil langkah-langkah seperti iti .  karena tidak tepat, sebab kalau tidak pejabat gubernur yang baru akan dilantik DPRD akan bertemu dan menyampaikan catatan-catatan kritis tentang penyelenggaraan pemerintah.”bayangkan saja  orang rangkap jabatan masih dibiarkan.”saran Watubun mengherankan .
Jadi saya berharap  jauhilah kegiatan-kegiatan yang mengintimidasi ASN, guru- guru  utamanya yang selalu dimanfaatkan untuk kepentingan politik jangka pendek padahal yang kita butuhkan adalah bagaimana pelayanan publik dan juga beri kesempatan kepada kita punya ASN  tersebut, melayani rakyat  dengan baik.
Gubernur boleh turun tapi ASN  ini mereka bertahan sampai Pensiun.” pungkas Watubun
Kami menilai  kerja  5 tahun ini,gubernur orang yang paling pemalas hadir di kantor DPR  kurang lebih 80 persen.Dan  yang lainnya nanti kita urusan secara normatif tapi kalau yang ini Saya ucapkan selamat dan beliau orang paling malas hadiri  Rapat Dewan  sejak  dari pak lukcy sampai saya malas semua.Sedangkam evaluasi kerja tentu baik buruk   tapi nanti  supaya jangan kita salah  akan kami sampaikan secara baik terukur dan juga dengan parameter- parameter  yang jelas.”tutup Watubun (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.