Ambon, Nusainanews.com – Pelantikan dan Rapat Kerja Cabang (Rakercab) Badan Pengurus Cabang (BPC) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kota Ambon sukses digelar di Hotel Pasifik Ambon pada Rabu (30/4/2025). Mengusung tema Kolaborasi Pengusaha Muda untuk Membangkitkan Ekonomi Daerah kegiatan ini dihadiri oleh para pengurus HIPMI, pelaku usaha, akademisi, serta Walikota Ambon, Bodewin Wattimena.
Dalam sambutannya, Ketua DPC HIPMI Kota Ambon, Fadli Toisutta, menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk mendorong pertumbuhan UMKM sebagai pilar utama ekonomi lokal.
“Tingkatkan ekonomi daerah ini. Bagaimana kita bisa berkolaborasi meningkatkan ekonomi, terkait dengan UMKM ini. Karena bagaimanapun hari ini UMKM menjadi lokomotif ekonomi di Kota Ambon. Kepengurusan yang baru saja dilantik ini, 80% adalah pengusaha, dan sisanya dari kalangan akademisi dan politisi. Kita satukan untuk bersama-sama dengan pemerintah kota membangun ekonomi Ambon ke depan,” ujar Fadli.
Fadli juga menyampaikan apresiasinya terhadap pemerintah kota, khususnya atas perhatian dan kebijakan Walikota dalam mendukung pengembangan pasar dan UMKM.
Sementara itu, Walikota Ambon, Bodewin Wattimena, yang membuka secara resmi acara pelantikan tersebut, menyampaikan harapan besar terhadap HIPMI sebagai mitra strategis pemerintah kota.
“Kita patut bersyukur karena atas penyertaan Tuhan, kita semua dapat hadir dalam pelantikan dan Rakercab ini. Pemerintah kota menyampaikan selamat kepada Ketua Fadli dan seluruh pengurus yang telah dilantik. Kami berharap HIPMI mampu menuntaskan tugas-tugas organisasi dan berkontribusi dalam pembangunan ekonomi kota Ambon,” ungkap Walikota.
Ia menambahkan, komposisi kepengurusan HIPMI yang merangkul berbagai elemen politisi, akademisi, aktivis, dan pengusaha, menunjukkan kekuatan nyata kolaborasi generasi muda Ambon.
“Ini adalah kekuatan kota Ambon. Dengan konsep pentahelix, semua unsur sudah ada: akademisi, komunitas, dunia usaha. Tinggal kolaborasi dengan pemerintah. HIPMI adalah mitra strategis yang bisa bersama kami menghasilkan kebijakan yang membangun perekonomian kota,” lanjutnya.
Walikota juga menyoroti tiga sektor utama penopang ekonomi Ambon, yakni jasa, perdagangan, dan pariwisata, yang selaras dengan arah kerja HIPMI. Ia menegaskan bahwa pemerintah kota terus berkomitmen memfasilitasi pertumbuhan UMKM, termasuk dengan pemberian NIB gratis dan dukungan terhadap pelaku usaha baru.
“UMKM kota Ambon bertumbuh lebih dari 1.500 pada 2023. Investasi lewat UMKM sangat tinggi dan jadi penopang provinsi hingga meraih penghargaan tiga besar nasional. Kita ingin ekosistem ekonomi kreatif tumbuh dari kolaborasi, bukan hanya dari kebijakan pemerintah,” pungkasnya.
Acara ini ditutup dengan ajakan bersama untuk menyukseskan Rakercab HIPMI dan membangun sinergi jangka panjang antara pengusaha muda dan pemerintah kota dalam rangka membangkitkan ekonomi daerah Ambon. (NI-A)






