Jaringan Air Bersih Halong dan Toisapu Diresmikan, Warga 30 Tahun Menanti

oleh -6 Dilihat
oleh

Ambon.nusainanews.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon bersama Perumdam Tirta Yapono meresmikan jaringan air bersih di dua lokasi, yakni Halong Batu-Batu dan Dusun Lima (Toisapu), Negeri Hutumuri, Kecamatan Leitimur Selatan, Sabtu (3/10).

Direktur Perumdam Tirta Yapono, Piet Saimima, mengatakan pembangunan jaringan air bersih di dua lokasi tersebut merupakan bagian dari realisasi janji Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena dan Ketua DPRD Kota Ambon kepada masyarakat.

Menurut Piet, realisasi jaringan air bersih menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.

“Prinsipnya apa yang telah kita lakukan lewat realisasi janji itu bagian daripada komitmen. Pemimpin ini kan tidak boleh menipu rakyat. Kalau dia sudah berjanji, ya harus dilakukan,” kata Piet kepada wartawan di lokasi peresmian jaringan air bersih Dusun Toisapu, Sabtu (3/10).

Khusus di Dusun Toisapu, pembangunan jaringan air bersih dilakukan setelah masyarakat menyampaikan aspirasi terkait persoalan air bersih kepada Wali Kota Ambon melalui media sosial.

Piet mengatakan, persoalan air bersih di wilayah tersebut telah berlangsung selama puluhan tahun. Setelah menerima aspirasi warga, Wali Kota langsung meneruskannya kepada Perumdam Tirta Yapono.

“Setelah beliau menerima tanggapan di akun itu, hari itu juga Pak Wali screenshot ke saya dan saya jawab siap. Untuk hari ini beliau resmikan,” ujarnya.

Piet juga menyampaikan apresiasi kepada Anggota DPRD Kota Ambon Swenly Hursepuny yang turut membantu penyelesaian persoalan air bersih di Toisapu melalui pokok-pokok pikiran (Pokir).

Menurut Piet, peresmian jaringan di Halong dan Toisapu bukan akhir dari pekerjaan Perumdam. Masih banyak wilayah di Kota Ambon yang membutuhkan akses air bersih.

“Kita masih punya tanggung jawab cukup banyak untuk menjawab kebutuhan air bersih,” katanya.

Ia memastikan Perumdam akan melanjutkan pembangunan dan penyelesaian jaringan air bersih di sejumlah wilayah lainnya.

“Dalam waktu dekat kita akan selesaikan Kuda Mati Atas, Rumah Tiga, semua kita akan selesaikan. Semoga semuanya berjalan dengan baik,” tandasnya.

Bak Air 30 Tahun Tak Berfungsi Kini Kembali Digunakan

Kepala Dusun Lima (Toisapu), Negeri Hutumuri, Phillipus Souhuwat, menyambut baik realisasi jaringan air bersih tersebut.

Ia mengatakan program prioritas Wali Kota Ambon, khususnya pemenuhan kebutuhan air bersih, kini dapat dirasakan langsung masyarakat.

Menurut Phillipus, manfaat jaringan air bersih tersebut tidak hanya dirasakan warga, tetapi juga sekolah dan rumah ibadah di wilayah Toisapu.

“Beta atas nama Kepala Dusun Lima (Toisapu) Negeri Hutumuri, mau bilang dengan adanya program prioritas Pak Wali Kota, terkhusus air bersih, masyarakat yang ada di dalam dusun ini, baik itu sekolah maupun gereja, bahkan masyarakat sudah nikmati dengan normal,” kata Phillipus.

Ia menyebut salah satu hal yang membuat masyarakat bangga adalah kembali berfungsinya bak penampungan air yang selama lebih dari 30 tahun tidak digunakan.

“Artinya bak yang kemarin itu tiga puluh tahun lebih tidak difungsikan, sekarang difungsikan kembali sehingga masyarakat merasa bangga dan merasa sukacita,” ujarnya.

Phillipus menyampaikan apresiasi kepada Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena, Direktur Perumdam Tirta Yapono Piet Saimima, serta Anggota DPRD Kota Ambon Swenly Hursepuny.

Menurutnya, kerja sama ketiganya turut mendorong penyelesaian persoalan air bersih yang selama ini dihadapi masyarakat Toisapu.

“Mereka kerja sama sehingga bisa tercapailah apa yang direncanakan oleh Pak Wali. Semua sudah berhasil dan sekarang masyarakat Toisapu, Dusun Lima, gereja, bahkan sekolah sudah menikmati,” tandasnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.