Kepala SMPN 19 Ambon: Program Makan Bergizi Gratis Berjalan Aman dan Efektif

oleh -13022 Dilihat
oleh
Oplus_16908288

Ambon, NusaInaNews.com – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMP Negeri 19 Ambon hingga kini berjalan dengan baik dan lancar tanpa kendala. Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala SMP Negeri 19 Ambon, Novy Gaspersz, S.Pd, saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (26/01/2026).

Novy menjelaskan, pemenuhan makanan bergizi bagi siswa telah dilakukan secara maksimal, meskipun sebagian siswa memiliki domisili yang cukup jauh, seperti di kawasan Gunung Nona dan Latuhalat. Kendati demikian, jumlah porsi makanan tetap disiapkan sesuai jumlah siswa, yakni lebih dari 800 orang.

“Semua berjalan dengan baik. Walaupun ada beberapa siswa yang tidak masuk karena jarak tempat tinggal, tetapi porsi tetap kami siapkan sesuai jumlah siswa. Program ini sudah berjalan sejak Maret tahun lalu, bahkan sebelum bulan puasa,” ungkap Novy.

Ia menambahkan, selama bulan puasa pun siswa tetap mendapatkan asupan bergizi. Namun, karena jumlah siswa yang cukup besar, pihak sekolah sempat memprioritaskan siswa yang berdomisili di sekitar sekolah untuk menghindari kerumunan dan kendala teknis lainnya.

Menurutnya, sejauh ini tidak ada masalah serius yang ditemui dalam pelaksanaan MBG. Koordinasi antara sekolah, tim gizi, dan pihak penyelenggara dari pusat terus berjalan dengan baik, termasuk apabila terdapat perubahan jadwal akibat survei dapur atau agenda lain dari pusat.

“Yang terpenting, sampai sekarang tidak ada kasus seperti keracunan makanan atau gangguan kesehatan akibat konsumsi MBG. Semua dipantau secara rutin,” jelasnya.

Terkait makanan yang tersisa, Novy mengakui pada awal pelaksanaan terdapat beberapa menu yang kurang disukai siswa. Namun, pihak sekolah segera memberikan masukan kepada tim penyedia agar menu diperbaiki. Hasilnya, saat ini makanan hampir selalu habis dikonsumsi siswa.

“Kualitas beras sangat baik, sehingga pemenuhan gizi anak-anak benar-benar terpenuhi,” tambahnya.

Lebih lanjut, Novy menegaskan bahwa program MBG sangat membantu siswa, mengingat mayoritas peserta didik SMP Negeri 19 Ambon berasal dari keluarga dengan ekonomi menengah ke bawah. Dari total lebih dari 800 siswa, hanya sekitar 10 persen yang berasal dari kalangan ekonomi menengah ke atas.

Sebagai bentuk evaluasi dampak program, sekolah secara rutin melakukan penimbangan berat badan siswa setiap bulan. Hasil skrining kesehatan yang dilakukan Puskesmas Benteng pada September dan Oktober lalu menunjukkan adanya peningkatan berat badan siswa.

“Kami selalu berkoordinasi dengan pihak puskesmas. Orang tua juga menyambut baik program ini karena manfaatnya nyata bagi pertumbuhan dan kesehatan anak-anak,” tutup Novy. (NI-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.