Komisi II DPRD Maluku Minta Bulog Aktif Serap Gabah Petani Lokal

oleh -18500 Dilihat
oleh
Oplus_16908288

Ambon, NusaInaNews.com – Perum Bulog diminta lebih aktif menyerap gabah petani lokal seiring memasuki masa panen di sejumlah wilayah Provinsi Maluku pada tahun anggaran 2026.

Kehadiran Bulog dinilai sangat penting untuk melindungi petani dari fluktuasi harga serta menjaga ketahanan pangan daerah.

Ketua Komisi II DPRD Provinsi Maluku, Irawadi, menegaskan Bulog sebagai perpanjangan tangan pemerintah wajib membeli gabah petani sesuai harga yang telah ditetapkan pemerintah, yakni Rp6.500 per kilogram.

Menurutnya, Bulog harus hadir langsung di tengah masyarakat agar petani tidak dirugikan oleh permainan harga di tingkat lapangan.

“Bulog harus aktif menyerap gabah petani. Ini penting agar petani terlindungi dan tetap mendapatkan harga yang layak,” ujar Irawadi usai rapat koordinasi bersama Bulog Maluku di Baileo Rakyat Karang Panjang, Ambon, Kamis (15/01/26).

Ia menjelaskan, penyerapan gabah oleh Bulog memiliki sejumlah persyaratan teknis yang harus dipenuhi petani, di antaranya kadar air maksimal 14 persen, masa tanam antara 95 hingga 110 hari, serta bukan termasuk jenis padi fuso. Persyaratan tersebut perlu menjadi perhatian petani agar kualitas gabah tetap terjaga.

“Jika kualitas gabah tidak sesuai standar, dampaknya bukan hanya dirasakan petani, tetapi juga masyarakat Maluku sebagai konsumen beras Bulog,” katanya.

Irawadi menambahkan, penyerapan hasil panen padi dan jagung masyarakat Maluku saat ini menjadi fokus utama Komisi II DPRD Maluku. Hal tersebut sejalan dengan Instruksi Presiden Nomor 6 Tahun 2025 tentang penguatan ketahanan pangan nasional dan peningkatan pendapatan petani.

Komisi II DPRD Maluku berharap sinergi antara Bulog, pemerintah daerah, dan petani dapat terus diperkuat demi menjamin kesejahteraan petani sekaligus menjaga ketersediaan pangan di Maluku. (NI-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.