Musda HIPMI ke-XII Tetapkan Muhammad Reza Mony Jadi Ketua Umum

oleh -526 Dilihat
oleh

Ambon, Nusainanews.com – Muhammad Reza Mony secara resmi ditetapkan sebagai Ketua Umum (Ketum) Badan Pengurus Daerah (BPD) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Provinsi Maluku masa bakti 2025-2028.

Penetapan ini didasarkan pada Surat Keputusan (SK) Musda HIPMI Provinsi Maluku Nomor: 007/MUSDA-PROV.MALUKU/HIPMI/VI/2025.

Musda yang merupakan forum tertinggi organisasi di tingkat daerah ini menjadi momentum penting dalam menentukan arah kepemimpinan dan kebijakan strategis HIPMI Maluku ke depan. Muhammad Reza Mony terpilih melalui mekanisme demokratis sesuai Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) HIPMI dan peraturan organisasi lainnya, menggantikan Asis Tuny yang telah memimpin BPD HIPMI Maluku dalam periode sebelumnya.

Ketum terpilih BPD HIPMI Provinsi Maluku, Muhammad Reza Mony, menyatakan komitmen mendorong anak muda Maluku untuk mengembangkan kreativitas, terutama di bidang Usaha Mikro Kecil, dan Menengah (UMKM), serta berkolaborasi dengan pengusaha kelas menengah agar skala usahanya lebih meningkat.

“Ini menjadi komitmen saya bersama kepengurusan yang baru. Karena sektor UMKM menjadi pendorong utama dalam menopang ekonomi daerah,”ujar Reza, saat diwawancarai, usai terpilih pada Musda XII HIPMI Provinsi Maluku yang digelar di Hotel Santika, Kota Ambon, Senin (23/6/2025).

Reza menekankan pentingnya memanfaatkan jejaring HIPMI yang luas di tingkat nasional. Ia berkomitmen membangun kemitraan yang lebih kuat dengan pemerintah daerah, termasuk Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku, dalam upaya membuka akses investasi dari luar daerah.

“Kita memiliki potensi sumber daya alam (SDA) yang sangat besar, terutama di sektor perikanan, pertanian, hingga migas,” paparnya.

Terkait tantangan efisiensi kebijakan nasional yang berdampak pada pelaku usaha daerah, Reza mengakui dampak tersebut cukup signifikan bagi pengusaha di Maluku yang bergantung pada Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Namun, menurutnya, tantangan ini bisa dihadapi dengan mendorong kemandirian pelaku usaha lokal.

“Kami ingin para pengusaha daerah bisa mandiri dan menjadi pilar utama dalam menopang ekonomi lokal, terlepas dari keterbatasan kebijakan nasional,” tegasnya.

Dengan visi tersebut, ia berharap kepengurusan HIPMI Maluku di bawah kepemimpinannya mampu menjadi katalisator pertumbuhan ekonomi yang inklusif, inovatif, dan berkelanjutan di Provinsi Maluku. (NI-A)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.