Pasar Murah Ambon: Sembako Rp55 Ribu Jelang Idul Fitri

oleh -2751 Dilihat
oleh
Oplus_16908288

Ambon, NusaInaNews.com – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi, Pemerintah Kota Ambon menghadirkan angin segar bagi masyarakat melalui program pasar murah.

Kegiatan ini resmi dibuka oleh Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, di Masjid Ar’Rauf, Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Selasa (3/3/2026).

Pasar murah yang digelar Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Ambon ini menjadi langkah strategis pemerintah daerah dalam menekan dampak inflasi yang tengah meningkat.

Berdasarkan rilis terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) Februari yang diumumkan Maret, angka inflasi tercatat mencapai 5,9 persen kondisi yang berdampak langsung pada daya beli masyarakat.

Dalam sambutannya, Wattimena menegaskan bahwa kenaikan harga kebutuhan pokok dipicu oleh meningkatnya permintaan yang tidak diimbangi ketersediaan stok memadai.

Jika tidak diintervensi, situasi ini berpotensi memengaruhi pertumbuhan ekonomi hingga meningkatkan angka kemiskinan di Kota Ambon.

Sebagai bentuk intervensi nyata, Pemkot Ambon memberikan subsidi besar untuk paket sembako. Dari harga pasar sebesar Rp135 ribu, pemerintah menyubsidi Rp83 ribu, sehingga warga hanya perlu membayar Rp55 ribu per paket.

“Lebih dari setengah harga paket ini kita subsidi untuk membantu meringankan beban masyarakat, khususnya umat Islam yang akan merayakan Idul Fitri,” ujar Wattimena.

Kegiatan ini turut dihadiri Pj Sekretaris Kota Ambon Robert Sapulette, Ketua TP PKK Kota Ambon Lisa Wattimena, jajaran OPD, serta masyarakat setempat yang antusias memanfaatkan program tersebut.

Tak berhenti di Kecamatan Sirimau, pasar murah rencananya akan digelar di seluruh kecamatan di Kota Ambon agar manfaatnya dirasakan lebih luas.

Pemerintah juga menekankan pentingnya penyaluran yang tepat sasaran, dengan memprioritaskan warga yang benar-benar membutuhkan.

Melalui program ini, Pemkot Ambon ingin memastikan stabilitas harga tetap terjaga sekaligus menunjukkan kehadiran pemerintah di tengah tantangan ekonomi.

Pasar murah bukan sekadar agenda rutin, melainkan komitmen nyata menjaga daya beli masyarakat jelang hari raya. (NI-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.