Peletakan Batu Pertama Aula Pastoran dan Paroki Santa Maria Bintang Laut, Simbol Kebersamaan Umat dan Pemerintah

oleh -349 Dilihat
oleh

Ambon, NusaInaNews.com –Pembangunan Aula dan Pastoran Paroki Santa Maria Bintang Laut Ambon resmi dimulai melalui prosesi peletakan batu pertama yang digelar pada, Minggu (24/8/2025).

Acara ini berlangsung khidmat dengan dihadiri Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa, Wali Kota Ambon, Uskup Diosis Amboina, anggota DPRD Maluku, serta tokoh umat Katolik dan organisasi Profesional Usahawan Katolik (PUKAT).

Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, dalam sambutannya menegaskan dukungan penuh terhadap pembangunan sarana pelayanan keagamaan tersebut.

Ia menilai kehadiran aula pastoran akan memperkuat fungsi gereja sebagai pusat pembinaan iman sekaligus ruang kebersamaan sosial.

“Pemerinta Kota (Pemkot) Ambon menyambut baik pembangunan ini sebagai langkah penting memperkuat semangat kebersamaan, pelayanan, dan nilai kasih dalam kehidupan bergereja maupun bermasyarakat,” ujar Wali Kota.

Ia menambahkan, pembangunan rumah ibadah dan fasilitas pendukungnya harus menjadi pijakan bagi terwujudnya harmoni sosial dan solidaritas lintas umat beragama di Kota Ambon.

“Kita harus terus menjaga Ambon sebagai kota yang damai, rukun, dan harmonis. Kehadiran fasilitas seperti ini tentu mendukung terciptanya suasana aman, nyaman, dan penuh kasih di tengah masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, yang membuka resmi prosesi peletakan batu pertama, menekankan pentingnya peran umat Katolik dalam menjaga kedamaian di tengah potensi konflik sosial.

“Pembangunan aula pastoran harus menjadi wadah melahirkan umat yang saling mengasihi dan melayani, bukan saling membenci,” tegas Lewerissa.

Ia juga mengapresiasi dukungan pengusaha Katolik yang tergabung dalam PUKAT untuk membantu penyelesaian pembangunan mengingat terbatasnya anggaran hibah pemerintah.

Sebagai bentuk dukungan pribadi, Gubernur turut menyerahkan bantuan sebesar Rp500 juta.

Prosesi peletakan batu pertama dilakukan secara simbolis oleh Gubernur Maluku, dilanjutkan oleh Wali Kota Ambon, anggota DPRD Maluku, Ketua PUKAT, Uskup Diosis Amboina, serta Ketua TP-PKK Provinsi Maluku.

Suasana penuh kebersamaan ini mencerminkan eratnya sinergi antara pemerintah, gereja, dan masyarakat dalam membangun sarana keagamaan yang bermanfaat bagi seluruh umat. (NI-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.