Ambon.nusainanews.com – Pemerintah Kota Ambon menggelar Walikota Jumpa Rakyat ( Wajar) di Desa Waiheru.Desa Waiheru mendapat urutan ketiga dalam kunjungan Penjabat Walikota dari Urimesseng dan Latuhalat.
Kegiata WAJAR yang berlangsung di Kantor Desa Waiheru Sabtu,4 November 203 dihadiri langsung oleh Penjabat Walikota Ambon Bodewin Wattimena,Pimpinan OPD dan sejumlah Kabag di Lingkup Pemerintahan Kota Ambon,Para penjabat Pemerintahan Desa,Camat dan Lurah,Kades Waiheru staf dan BPD dan juga Kurang lebih 30 Masyarakat Desa Waiheru.
Penjabat Walikota dalam sambutannya menyampaikan dilaksananakan Wajar di Desa Karena program ini di awal sudah mulai kami laksanakan di balai kota dan banyak masyarakat yang datang tetapi kemudian seiring dengan berjalannya waktu jumlah masyarakat yang datang itu semakin sedikit ,mungkin juga karena masyarakat enggan sampai ke balai kota atau yang lain sebagainya.maka dapat kami menyimpulkan dilakukan jemput bola ke desa, Negeri,Kelurahan.”ujarnya
Bodewin mengakui bahwa memang waktu yang tersisa cukup banyak kalau harus di sini tapi itu kita lakukan dalam rangka pemerintah ingin mendekatkan diri dengan masyarakat lalu menyerap aspirasi dari masyarakat supaya kebijakan pembangunan pelayanan publik yang dilakukan oleh pemerintah benar-benar menjawab apa yang menjadi kebutuhan masyarakat.
Lanjut Dia,kalau kita merancang pembangunan dengan sistem pertahun dari atas, banyak yang kemudian salah sasaran tidak tepat karena Itu bukan kebutuhan masyarakat ,ada proses perencanaan kita lewat musyawarah perencanaan pembangunan yang dilakukan mulai dari Desa Negeri Kelurahan sampai ke pemerintah kota.Bahkan sampai ke nasional.”Iitu selama ini berjalan tetapi setelah dilakukan tetap saja masih ada keluhan-keluhan masyarakat
“Nah karena itu kita mencoba untuk mencari alternatif supaya minimal apa yang menjadi kebutuhan masyarakat itu bisa kita datakan untuk ditindaklanjuti jadi tidak ada kaitan dengan hal-hal yang lainnya
Saya bilang berkali-kali bahwa kalau siapapun yang nanti jadi pimpinan kota ini kalau dia mau menyerap aspirasi masyarakat harus rela untuk mengorbankan waktu Tenaga pikiran untuk melakukan hal seperti ini.”ujarnya
Dikatakan Bodewin dalam Walikota Jumpa Rakyat Masyarakat mengeluh apa yang menjadi kebutuhan mereka namun yang menjadi tanggung kawab Pemerintah Kota (Pemkot ) adalah jalan jembatan ,talut.
Menurutnya soal jalan ,jembatan dan Talut sebagaian besar sudah dianggarkan di tahun 2024.sedangkan keluhan- keluhan yang kecil – kecil menjadi tanggungjawab Pemerintah Desa Waiheru
Kita minta ke masyarakat merensponsif RT RW Jadi bersyukurlah bahwa desa Waiheru begini besar luas dengan penduduk yang begitu banyak masalah – masalah yang disampaikan hanya masalah yang tidak terlalu besar .dan itu nanti diselesaikan.Inilah manfaat yang kita kunjungi .Karena dengan kunjungan tersebut,kita bisa mendengar langsung evaluasi masyarakat.
Saya kira kalau semua desa, kelurahan dan negeri kita mampu untuk turun seperti ini masalah di masyarakat selesai.dan program ini terus kita jalankan.Kita Butuh Waktu.”
Untuk diketahui kegiatan dirangkaikan dengan pembagian sembako secara simbolis kepada masyarakat yang berhak oleh penjabat Walikota yang diikuti juga Pimpinan OPD dilingkup Pemerintah Kota Ambon (AL)







