Pemkot Ambon Ikuti Evaluasi Smart City 2025, Wali Kota Tegaskan Transformasi Layanan Publik

oleh -15940 Dilihat
oleh

Ambon, NusaInaNews.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon mengikuti kegiatan Evaluasi Implementasi Kota Cerdas (Smart City) Tahun 2025 yang digelar secara virtual, Selasa (4/2/26), bertempat di Ruang Vlissingen, Balai Kota Ambon.

Wali Kota Ambon, Bodewin M. Watimena, dalam sambutan arahannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Pusat melalui Kementerian Komunikasi Digital (Komdigi) RI serta kementerian dan lembaga terkait, atas kesempatan yang diberikan kepada Kota Ambon untuk menjadi bagian dari evaluasi implementasi Smart City di Indonesia.

Menurut Bodewin, kegiatan evaluasi tersebut merupakan momentum strategis untuk menilai capaian pembangunan Smart City, mengidentifikasi berbagai tantangan, sekaligus merumuskan langkah-langkah strategis ke depan guna mewujudkan Ambon sebagai kota yang cerdas, inovatif, dan berkelanjutan.

“Penyelenggaraan Smart City di Kota Ambon bukan semata-mata berorientasi pada pemanfaatan teknologi, tetapi merupakan upaya transformasi tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik agar semakin efektif, efisien, serta responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa pengembangan Smart City menjadi bagian penting dalam mendukung program prioritas Wali Kota dan Wakil Wali Kota Ambon periode 2025–2030, khususnya pada poin ke-13, yaitu melanjutkan pembangunan Ambon Smart City. Program ini diarahkan agar dapat diimplementasikan secara terintegrasi lintas sektor dan menjadi landasan utama dalam perencanaan serta pelaksanaan pembangunan daerah.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota juga memaparkan sejumlah inovasi strategis yang dikembangkan pada tahun 2025, antara lain Call Center 112 sebagai nomor panggilan darurat, program WAJAR dan Kaluar Bacarita sebagai sarana komunikasi antara pemerintah dan masyarakat, serta pengelolaan sampah berbasis Material Recovery Facility (MRF) dan Refuse Derived Fuel (RDF).

Selain itu, Bodewin menyampaikan capaian yang patut disyukuri, yakni Kota Ambon berhasil meraih Indeks Pelayanan Publik (IPP) tahun 2025 sebesar 4,06 dari skala maksimal 5,00, dan masuk dalam kategori A-.

“Prestasi ini mencerminkan peningkatan kualitas pelayanan publik di Kota Ambon dan menjadi bukti bahwa berbagai upaya reformasi birokrasi serta inovasi pelayanan yang dilakukan telah memberikan hasil positif,” ungkapnya.

Melalui kegiatan evaluasi ini, Wali Kota berharap seluruh perangkat daerah dapat memperoleh gambaran yang komprehensif mengenai capaian dan tantangan penyelenggaraan Smart City di Kota Ambon, sekaligus mampu merumuskan rekomendasi yang konkret dan aplikatif guna penguatan implementasi Smart City di masa mendatang. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.