Penjabat Wali Kota Ambon Serahkan  Dokumen Ranperda Pertanggungjawab APBD Kepada DPRD Kota Ambon Tahun 2022

oleh -0 views
oleh
Ambon.malukubaru.com- DPRD Kota Ambon menggelar rapat Paripurna penyampaian Rencana Peraturan Daerah ( Raperda ) tentang pertanggungjawab pelaksanaan APBD  Kota Ambon Tahun 2022 dari Pemerintah Kota Ambon kepada DPRD Kota Ambon bertempat di ruang sidang Utama DPRD Kota Ambon Senin,3 Juli 2023
Rapat tersebut, di buka langsung oleh Wakil ketua DPRD Kota Ambon Rustam Latuponno ,di dampingi Ketua DPRD Kota Ambon Elly Toisuta ,Penjabat Waliokta Ambon Drs.Boedewin Wattimena
PJ.Walikota Ambon dalam membacakan laporan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD  menyampaikan,saat ini merupakan satu dokumen yang utuh yang meliputi laporan realisasi anggaran, laporan perubahan saldo anggaran lebih, laporan omperasional,laporan arus kas neraca, laporan perubahan ekuitas serta catatan atas laporan keuangan .
Pertama, pendapatan daerah Kota Ambon Tahun 2022 sebesar rp.  1.197 .629 .227.636,58,dan  terrealisasi sebesar 1. 114.446 . 345.44,73 atau sebesar 93,05%  meliputi: a .Pendapatan asli daerah terrealisasi  sebesar 177 .889 .732.162,73 atau sebesar 85,99% .B. pendapatan transfer dari pemerintah pusat terrealisasi  sebesar 817.297. 441.387 atau sebesar 93,28% C.pendapatan transfer pemerintah pusat lainnya terelasi sebesar 100.666. 262.762 atau sebesar 103,98% D.Pendapatan hibah dari pemerintah realisasinya mencapai 18. 592.908.733 atau sebesar 104,81%
Ke dua,  belanja daerah Kota Ambon tahun 2022 dianggarkan sebesar Rp.1. 198. 549.548.597,18 dan terrealisasi  sebesar rp. 1.110 .263 638.646,- atau sebesar 92,63%
belanja daerah tersebut dianggarkan untuk membiayai .A. belanja operasi yaitu belanja daerah yang dianggarkan untuk membiaya belanja pegawai belanja barang dan jasa belanja subsidi belanja hibah  belanja bantuan sosial serta belanja bantuan keuangan sampai dengan akhir anggaran  Tahun Anggaran 2022 terreakisasi sebesar 930.687.467 .321 atau sebesar Rp.96,27% B. belanja modal untuk tahun anggaran 2022 dalam pelaksanaannya terialisasi sebesar rp. 162.812.934.172 rupiah atau sebesar rp75,84%
Ketiga, pembiayaan daerah .pada tahun anggaran 2022 Pemerintah Kota Ambon mencatat penerimaan pembiayaan sebesar Rp. 53 . 785 .142.494,57 serta pengeluaran pembiayaan yang terrealisasi sebesar Rp. 52. 972. 509.76,52
Di sisi lain, urai Boedewin neraca Pemerintah Kota Ambon yang menggambarkan posisi keuangan entitas pelaporan mengenai aset kewajiban dan ekuitas per 31 desember 2022 dapat digambarkan sebagai berikut
posisi aset pemerintah kota ambin dari hasil laporan keuangan diperoleh sebesar rp. 1.724.74.852.59,29 sedangkan kewajiban tergambar pada posisi fasiva  adalah sebesar rp.119.276 .942.09,76 dengan demikian kekayaan bersih atau ekuitas dana yang diperoleh melalui rasio total aset dibandingkan dengan kewajiban antara sebesar Rp. 1.604. 797 .910.549,53″ jelasnya
“Kami berharap seluruh proses pembahasan ini akan diselesaikan dalam waktu yang tidak terlalu lama mengingat kita bersama masih di peradaban dengan tanggung jawab untuk mempersiapkan ABPD  Kota Ambon tahun 2024 maupun perubahan APBD Tahun Anggaran 2023 yang telah menunggu dalam waktu-waktu ke depan.” harap Boedewin

‘Di tempat berbeda Boedewin kepada Wartawan menyimpulkan bahwa Setiap berakhirnya tahun anggaran

Pemkot setelah melalui hasil  audit BPK di tiga bulan pertama yang di ajukan  hasilnya ini di ramul dalam sebuah ranperda dan diserahkan kepada DPRD. yakni  laporan pertanggungjawaban  pelaksanaan APBD tahun anggaran 2022 .
“Ini berisi semua tentang pengelolaan anggaran, dilakukan sepanjang tahun 2022 oleh pemkot. nanti setelah penyampaisn ini,dibahas bersama antara badan anggaran DPRD  kota dengan tim anggaran pemkot hasilnya seperti apa.”Kita menunggu karena disini akan dilakukan evaluasi terhadap pengelolaan keuangan kota selama tahun 2022 .” tandasnya
“Di tempat yang sama Ketua DPRD Maluku Elly Toissuta mengatakan,setelah melakukan paripurna hari ini,DPRD akan bekerja sesuai aturan perundangan – perundang yang berlaku .
“Kata Elly,rapat kerja tersebut,direncanakan besok badan anggaran melakukan rapat internal kemudian menyusun rencana kerja dengan pemkot .khusus tim BAPD pemkot.
“Nah setelah itu badan anggaran akan melihat sejauh mana pengguna anggaran dari pada setiap OPD yang di Pemkot.”
“Kita akan melakukan pengawasan melihat  satu persatu dan nanti kita paripurnakan apa hasilnya akan disampaikan.” tutupnya (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.