Umar Kei Konsisten Berbagi, Delapan Jamaah Umroh Gratis Diberangkatkan

oleh -2545 Dilihat
oleh

Bekasi, NusaInaNews.com – Di tengah dinamika kehidupan sosial yang kian kompetitif, sosok Ketua Umum DPP Front Pemuda Muslim Maluku (FPMM), Haji Umar Kei Ohoitenan, SH, kembali menunjukkan konsistensinya dalam aksi sosial dan keagamaan. Kali ini, ia memberangkatkan delapan jamaah umroh secara gratis ke Tanah Suci Makkah, dengan seluruh biaya perjalanan dan akomodasi ditanggung penuh secara pribadi.

Delapan jamaah yang diberangkatkan tersebut yakni Husen Fakaubun, Moh. Padang Rahakbauw, M. Arjuna Junior Ohoitenan, Safwan Husin Ohoitenan, Rasya Langit Raditya Ohoitenan, Sri Rahayu, Renabon Rahanar, dan Mahroza (Intan). Keberangkatan ini menambah daftar panjang jamaah umroh gratis yang telah difasilitasi oleh Umar Kei, yang jumlahnya disebut sudah tidak terhitung.

Menjelang keberangkatan, digelar Doa Ratib Ibadah Umroh di Aula UK Masjid Ar-Romlah, Binalindung, Kota Bekasi, pada Rabu (4/2/2026). Acara tersebut dihadiri keluarga besar Haji Umar Kei, para tokoh agama, habaib, tokoh masyarakat, tokoh adat, serta keluarga besar FPMM.

Kegiatan diawali dengan pembacaan Kalam Ilahi oleh Nanda Safwan Husin Ohoitenan, yang didampingi gurunya Husen Fakaubun. Suasana ratiban berlangsung khidmat dan penuh haru, terutama saat lantunan talbiyah menggema, dilanjutkan doa bersama dan permohonan maaf dari pihak keluarga kepada para calon jamaah.

Tokoh masyarakat setempat, Drs. H. Hasan Yeubun, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ratiban umroh di lokasi tersebut telah berlangsung berulang kali.

Ia menyebut keberangkatan sebelumnya dilakukan pada Juli 2025, dan direncanakan kembali digelar pada Agustus 2026. Ia berharap Allah SWT senantiasa memberikan kesehatan dan kekuatan kepada Haji Umar Kei beserta keluarga agar terus dimudahkan dalam menebar kebaikan.

Sementara itu, Haji Umar Kei mengungkapkan bahwa dirinya tidak pernah menghitung jumlah jamaah maupun biaya yang telah dikeluarkan. Menurutnya, kebahagiaan terbesar adalah melihat orang lain dapat menunaikan ibadah dengan tenang, lancar, dan penuh kekhusyukan.

Bagi banyak pihak, aksi tersebut bukan sekadar bantuan perjalanan ibadah, melainkan teladan nyata tentang nilai Islam sebagai agama rahmatan lil alamin. Konsistensi umroh gratis yang dilakukan Umar Kei menunjukkan bahwa dakwah tidak hanya disampaikan melalui kata-kata, tetapi melalui perbuatan nyata.

Melalui keluarga besar FPMM, Umar Kei terus menanamkan nilai persaudaraan, silaturahmi, dan rekonsiliasi sosial, sebagai pesan bahwa agama tetap relevan dalam kehidupan masyarakat modern bukan hanya sebagai identitas, tetapi sebagai jalan menghadirkan manfaat, kedamaian, dan harapan. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.