DPRD Maluku Ancam Bentuk Pansus Usut Dugaan Permainan Pengelolaan Pasar Mardika

oleh -8384 Dilihat
oleh
Oplus_16908288

Ambon, NusaInaNews.com – DPRD Provinsi Maluku menyoroti serius pengelolaan Pasar Mardika dan Ruko Mardika yang dinilai sarat dengan dugaan penyimpangan.

Ketua DPRD Maluku, Benhur Watubun, menegaskan bahwa hingga kini pengelolaan pasar tersebut masih terkesan “dipermainkan” oleh pihak-pihak tertentu.

“Masalah ini sudah lama menjadi perhatian, namun masih saja dipermainkan,” ujar Benhur Watubun, saat diwawancarai di Ruang Rapat Paripurna, Kamis (18/12/2025).

Sebagai langkah lanjutan, DPRD Maluku membuka peluang pembentukan panitia khusus (pansus) apabila tidak ada perbaikan signifikan dalam pengelolaan Pasar Mardika. Pansus tersebut nantinya akan bertugas mengusut dugaan permainan dan penyimpangan yang terjadi di dalam pengelolaan pasar.

“Jika pengelolaan Pasar Mardika tidak berjalan baik, kita akan bentuk pansus untuk mengusut adanya permainan-permainan di dalam pasar,” tegasnya.

Selain berkoordinasi dengan kejaksaan, DPRD Maluku juga memastikan akan melibatkan kepolisian guna menjamin proses penegakan hukum berjalan secara optimal.

DPRD menilai persoalan pengelolaan Pasar dan Ruko Mardika merupakan masalah serius, mengingat potensi pendapatan yang besar namun tidak sebanding dengan setoran yang diterima pemerintah daerah.

“Kecelakaan terbesar adalah ketika pengelolaan Ruko Mardika diselewengkan. Pendapatannya besar, tapi penyetorannya ke pemerintah sangat kecil. Itu yang harus kita usut secara menyeluruh,” pungkas Benhur Watubun. (NI-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.