Klarifikasi Pemberitaan. Lewenussa: Itu Hoax,kalau punya Data cukup lapor ke Bawaslu Ngapain bermain opini

oleh -0 views
oleh

Ambon.malukubarunews.com –
Kabag Pemerintahan Kota Ambon Alfian Lewenussa menegaskan bahwa yang di beritakan salah satu media itu Hoax (tidak benar).” Kami ASN netral

“Tidak pernah ada arahan dari dirinya selaku kabag pemerintahan kepada para lurah Menurutnya ,seharusnya kalau ada informasi ini kan ada Bawaslu itupun kalau punya data yang cukup lapor saja ke Bawaslu.”ngapain bermain opini di media.”tegas Lewenussa satu calon kandidat tertentu baik itu presiden-wakil presiden, maupun DPD, DPR RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/kota.”tegas Lewenussa kepada sejumlah media diruang kerjanya Senin,13 Februari 2024

“Bahkan dirinya pun tidak pernah ada arahan dari pimpinan pada pemerintahan Kota Ini.”lanjutnya
Jadi kita ASN wajib hukumnya netral dan integritas junjung tinggi.”ujarnya

Menurutnya ,seharusnya kalau ada informasi ini kan ada Bawaslu itupun kalau punya data yang cukup lapor saja ke Bawaslu.”ngapain bermain opini di media.”tegas Lewenussa

Selaku Kabag pemerintahan kami juga sampaikan apresiasi kepada seluruh lurah yang bekerja maksimal sampai dengan hari ini.
“Kemarin kelihatan menunjukkan kesiapan kita mengahadapi pemilu 2024 pada saat apel siaga pasukan bersama TNI-Polri.sehingga Lurah dan kades berhasil menghasilkan 1.880 petugas ketertiban TPS dimana dua orang per – TPS itu menunjukkan bahwa kita telah siap.

“Kami di minta dari beberapa lurah dengan beberapa lurah untuk berkoodinasi dengan pimpinan di pemkot terkait dengan dana operasional di kelurahan karena hari-hari ini tingkat pekerjaan semakin tinggi lalu mereka merasa ada pembutuhan dana untuk memfasilitasi logistik dari KPU

“Kita tahu anggarannya itu di KPU tapi pemkot wajib mendukung dan memfasilitasi KPU termasuk berkoordinasi menyiapkan tempat dijadikan sebagai pusat- pusat TPS.

Lewenussa menambahkan hari ini diklarifikasi supaya publik juga tahu sebenarnya seperti apa dilapangan. Jadi kami tetap netral.Dan itu menjadi atensi tersendiri karena itu menyangkut kode etik dari ASN

“Kami sudah koordinasi dengan Pihak BKD itu porsinya berbeda.”pungkas Lewenussa

Di tempat yang berbeda,Perwakilan ke 19 Lurah di Kota Ambon Syerli dihadapan sejumlah Media membantah bahwa pemberitaaan itu tidak benar .

“Kami berkomitmen untuk proses ini berjalan dengan lancar karena ini moment penting buat negara ini.” Tandasnya

“Jadi berita itu sudah di konfirmasi bahwa itu tidak benar kami juga mendukung apa yang disampaikan oleh pak Kabag Pemerintahan.”tutup Syerli

Untuk diketahui sebelumnya diberitakan salah satu media online tugas gerilya, oknum pejabat pemkot ambon diduga perintahkan lurah se- kota Ambon cairkan dana operasional.

Disaat suhu politik di negeri ini akan tiba pada puncaknya pada tanggal 14 Februari 2024, upaya menjaga posisi pun mulai dilancarkan. Hingga gerbong gerbong dukungan mulai digeser kan oleh pemegang kendali dan kebijakan untuk meloloskan ambisi para kandidat calon anggota legislatif.

Hal mana yang diduga kuat dilakukan oknum pejabat yang secara hirarki tidak memiliki tupoksi, kewenangan untuk mengatur keuangan kelurahan.

Bukan kepala kecamatan selaku pengguna anggaran, memerintahkan Kuasa Pengguna Anggaran dalam hal ini lurah, namun arahan untuk diduga dilakukan oknum Kabag AL.

Kuat dugaan, arahan AL lantaran dirinya juga mendapatkan arahan atau perintah dari salah satu orang penting di Kota Ambon.

Sesuai pesan WhatsApp yang diterima media ini, AL diduga diarahkan untuk memerintahkan para Lurah untuk melakukan pencairan Dana Operasional Kelurahan. Pencairan ini diduga kuat untuk kepentingan meloloskan caleg titipan.

Informasi yang diterima, beberapa hari terkahir ada pejabat yang secara langsung maupun melalui AL, Kabag Pemerintahan telah melakukan pertemuan dengan para lurah, kades dan raja di kota ambon.

Kuat dugaan adalah upaya untuk melancarkan oknum Caleg titipan dimaksud.

Sumber media ini menduga, langkah ini adalah upaya untuk mengamankan Caleg DPR RI.

” Diduga ada arahan dan ini sengaja, sehingga Lurah, Kades dan Raja di Kota Ambon sudah diajak tatap muka, kendati tujuan besarnya adalah terkait peran pimpinan di aras bawah ini untuk menjaga agenda demokrasi di Negara ini. ” terang sumber media ini di Balai Kota Ambon, senin (12/02)

Wajib harus lolos ke Senayan atau minimal jangan sampai calon legislatif dimaksud kalah di Kota Ambon.” terang sumber.

Menerangkan lanjut, melalui pesan WhatsApp Oknum Kabag memerintahkan seluruh lurah cairkan uang GU. Padahal dilihat dari hirarki keuangan Kabag inisial AL tidak punya wewenang memerintahkan Lurah mencairkan uang.

“Lurah adalah Pengguna Anggaran di kantornya. Kabag ini ada kepentingan apa perintah lurah cair uang kalo bukan ada arahan dari atas atau sudah ada kesepakatan tertentu.” ujar sumber ini.

Kalau itu utk kepentingan pelaksanaan Pemilu di tanggal 14 ” ungkapnya, harusnya dikoordinir oleh camat dalam proses pencairan dan rencana pelaksanaan bukan oknum Kabag.

Ini sudah diluar kewenangan, saya duga ada perintah dari atas, sehingga Kabag bisa meneruskan, ” terang sumber.

Hingga berita ini dipublis, AL oknum Kabag belum dimintai keterangan. (NI-02)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.