Kualitas Udara Ambon Tidak Sehat bagi Kelompok Sensitif, Warga Diimbau Waspada

oleh -7 Dilihat
oleh

Ambon, nusainanews.com –Berdasarkan pemantauan kualitas udara yang dirujuk Dinas Lingkungan Hidup dan Persampahan (DLHP) Kota Ambon dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), kualitas udara di Kota Ambon masuk kategori tidak sehat bagi kelompok sensitif.
‎
‎Berdasarkan peta kualitas udara BMKG pada Senin, (12/10) pukul 10.00 WIB, yang menunjukkan kondisi konsentrasi partikel halus PM2.5 perlu diwaspadai, terutama di tengah ancaman kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
‎
‎Kepala DLHP Kota Ambon, Apries Gaspersz menjelaskan, partikel PM2.5 berukuran sangat kecil sehingga dapat masuk jauh ke dalam saluran pernapasan. Paparan partikel ini berpotensi menyebabkan iritasi mata, hidung, dan tenggorokan, serta memperburuk gangguan pernapasan.
‎
‎Kelompok yang perlu mendapat perhatian khusus meliputi anak-anak, lanjut usia (lansia), ibu hamil, serta warga yang memiliki riwayat penyakit pernapasan dan jantung.
‎
‎Masyarakat diimbau mengurangi aktivitas di luar ruangan ketika kualitas udara memburuk. Warga yang harus beraktivitas di luar rumah juga dianjurkan menggunakan masker yang sesuai untuk membantu mengurangi paparan partikel polutan.
‎
‎Selain itu, penderita asma, infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), bronkitis, dan penyakit jantung diharapkan lebih berhati-hati terhadap perubahan kondisi udara.
‎
‎”Apabila mengalami keluhan seperti sesak napas atau gangguan pernapasan yang memburuk, disarankan segera mencari pertolongan medis di faskes,”kata Gaspersz , melalui telpon seluler selasa (13/10)
‎
‎Dikatakan, kewaspadaan masyarakat diperlukan untuk mengurangi risiko kesehatan akibat paparan polusi udara, terutama selama kondisi kabut asap masih berpotensi memengaruhi kualitas udara di Kota Ambon(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.