Pemkot Ambon Tegaskan Komitmen Lanjutkan Program Ambon Smart City

oleh -725 Dilihat
oleh

Ambon, NusaInaNews.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon menegaskan komitmennya untuk melanjutkan penyelenggaraan program Ambon Smart City sebagai salah satu prioritas utama pembangunan daerah. Hal ini disampaikan Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian (Kominfo) Kota Ambon, Ronald Lekransy.

“Komitmen Pak Wali Kota dan Wakil Wali Kota jelas, Ambon Smart City telah ditetapkan menjadi program prioritas ke-13. Semua organisasi perangkat daerah wajib mendukung melalui program yang membawa Ambon menuju kota cerdas,” kata Lekransy, saat diwawancarai, usai Rapat di DPRD Kota Ambon, Sabtu (13/09/2025).

Menurutnya, ada tiga elemen penting yang menjadi pilar pembangunan kota cerdas, yaitu struktur, infrastruktur, dan suprastruktur.

Struktur, mencakup tata kelola pemerintahan yang baik, responsif, serta berpihak pada masyarakat. Di dalamnya termasuk pengelolaan sumber daya manusia, tata kelola keuangan, dan kepemimpinan yang visioner.

Infrastruktur, meliputi pembangunan jalan, jembatan, pendidikan, sosial, hingga teknologi informasi dan komunikasi.

“Saat ini, Ambon sudah berada pada survival level dalam kesiapan infrastruktur digital. Artinya, kita berada di jalur yang benar, dan sudah berdampak pada sebagian besar pelayanan publik,” jelasnya.

Suprastruktur, menyangkut regulasi dan dasar hukum, mulai dari undang-undang, peraturan presiden, hingga peraturan wali kota. Termasuk di dalamnya pembentukan Dewan Smart City dan Tim Penyelenggara Smart City.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa mewujudkan Ambon sebagai kota cerdas merupakan kerja kolektif yang harus melibatkan pemerintah, masyarakat, dunia usaha, hingga komunitas terkecil di kota ini.

Selain itu, Lekransy juga menyoroti pentingnya literasi digital di tengah masyarakat.

“Masyarakat harus bijak bermedia sosial. Ruang digital itu punya konsekuensi hukum. Karena itu pemerintah berkewajiban memberikan edukasi agar warga, khususnya generasi muda, bisa lebih cerdas menggunakan media sosial,” katanya.

Ia menambahkan, Ambon memiliki enam dimensi smart city yang harus diupayakan bersama, salah satunya melalui smart branding dengan identitas Ambon City of Music.

“Peraturan daerah tentang smart city nantinya akan menjadi payung hukum besar bagi semua upaya penyelenggaraan, termasuk pengembangan branding Ambon sebagai kota musik dunia,” pungkasnya. (NI-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.