Wakil Wali Kota Ambon hadiri Opening Ceremony Maluku Bermazmur 2026  

oleh -3 Dilihat
oleh
Ambon , nusainanews.com – Wakil Wali Kota Ambon Elly Toisuta menghadiri Opening Ceremony Maluku Bermazmur 2026 yang berlangsung di Lapangan Mandala Remaja, Karang Panjang, Ambon. Kamis,22 Oktober 2026 . Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi umat Kristen untuk memuji dan memuliakan Tuhan sekaligus memperkuat ikatan persaudaraan di tengah keberagaman masyarakat Maluku.
Kehadiran Elly Toisuta dalam pembukaan kegiatan tersebut menegaskan pentingnya peran kegiatan keagamaan dalam membangun kehidupan sosial yang harmonis. Maluku Bermazmur 2026 tidak hanya dipandang sebagai agenda puji-pujian, tetapi juga sebagai ruang untuk memperkuat nilai-nilai iman, kasih, persatuan, dan kebersamaan yang menjadi fondasi kehidupan masyarakat.
Dalam sambutannya, Elly menekankan bahwa kegiatan tersebut memiliki makna lebih luas daripada sekadar pelaksanaan ibadah bersama. Menurutnya , pujian dan doa dapat menjadi sarana untuk mempererat hubungan antarsesama serta menumbuhkan semangat saling menopang dalam kehidupan bermasyarakat.
“Bagi Beta ( Saya ) , kegiatan ini bukan cuma tentang pujian dan doa, tetapi juga tentang memperkuat iman, menjaga kebersamaan, serta menumbuhkan kasih dan persatuan di bumi Maluku yang katong ( Kita )  cintai,” ujar  Toisuta.
Ia menjelaskan, Maluku Bermazmur menjadi ruang perjumpaan umat Kristen dari berbagai denominasi untuk membangun hubungan yang lebih erat.
Melalui kegiatan tersebut, perbedaan latar belakang gerejawi diharapkan tidak menjadi penghalang bagi tumbuhnya persaudaraan dan komitmen bersama untuk menjaga keharmonisan di tengah masyarakat.
Atas nama Pemerintah Kota Ambon, Elly juga menyampaikan apresiasi kepada panitia penyelenggara dan seluruh elemen yang telah mendukung terselenggaranya Maluku Bermazmur 2026. Dukungan berbagai pihak dinilai penting agar kegiatan keagamaan dapat berlangsung sebagai ruang penguatan spiritual sekaligus memperkokoh hubungan sosial masyarakat.
Pesan utama yang disampaikan Elly adalah pentingnya menjaga persatuan di tengah perbedaan. Ia mengingatkan bahwa masyarakat dapat memiliki latar belakang dan denominasi yang berbeda, tetapi tetap terikat oleh nilai-nilai kasih dan persaudaraan yang harus dirawat bersama.
“Ingat, katong ( kita ) boleh berbeda, tetapi katong ( kita ) tetap satu dalam iman, kasih, dan persaudaraan,” pesan Toisuta.
Lebih lanjut, ia berharap semangat yang tumbuh melalui Maluku Bermazmur 2026 tidak berhenti pada seremoni pembukaan, tetapi diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari. Sikap saling menghormati, kepedulian terhadap sesama, serta kesediaan untuk saling membantu dinilai menjadi bagian penting dalam menghadirkan kedamaian dan memperkuat solidaritas sosial di Maluku.
“Beta ( Saya ) berharap, melalui Maluku Bermazmur 2026, katong samua semakin hidup dalam kasih, saling menopang, dan terus menghadirkan damai sejahtera bagi Maluku,” harap  Elly Toisuta.
Ia menegaskan, semangat kebersamaan yang dibangun melalui kegiatan tersebut diharapkan terus menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Kota Ambon. Bagi pemerintah daerah, penguatan nilai spiritual yang berjalan seiring dengan persaudaraan dan keharmonisan sosial merupakan salah satu unsur penting dalam menjaga kehidupan masyarakat yang damai dan saling menghargai.
Elly pun menyampaikan harapan agar Maluku Bermazmur 2026 berlangsung sukses dan membawa dampak positif bagi umat serta masyarakat luas. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memelihara persaudaraan, memperkuat kasih, dan menghadirkan nilai-nilai kebaikan dalam setiap langkah kehidupan.
 Momentum ini diharapkan menjadi pengingat bahwa keberagaman bukan alasan untuk terpecah, melainkan kekuatan untuk membangun Maluku yang lebih rukun, damai, dan bersatu.(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.