Wali Kota Ambon Dorong Penguatan Ekosistem Ekonomi Kreatif Berbasis Musik

oleh -549 Dilihat
oleh
filter: 0; fileterIntensity: 0.0; filterMask: 0; captureOrientation: 0; brp_mask:0; brp_del_th:null; brp_del_sen:null; delta:null; module: photo;hw-remosaic: false;touch: (-1.0, -1.0);sceneMode: 128;cct_value: 0;AI_Scene: (-1, -1);aec_lux: 0.0;aec_lux_index: 0;albedo: ;confidence: ;motionLevel: -1;weatherinfo: null;temperature: 32;

Ambon, NusaInaNews.com – Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, menegaskan komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon dalam mewujudkan Ambon sebagai Kota Musik melalui pembinaan generasi muda dan penguatan ekosistem ekonomi kreatif yang terintegrasi.

Wali Kota, menyebut bahwa program pengembangan musik di sekolah terus dipacu dengan membangun pondasi yang kuat. Salah satunya, melalui kurikulum musik yang telah diterapkan di 20 sekolah prioritas, menggabungkan musik tradisional, musik modern, dan musik islami.

“Kurikulum musik ini bisa dikolaborasikan dengan DPD LASQI, agar seni qasidah menjadi bagian tak terpisahkan dari pembelajaran musik di sekolah-sekolah,” ujar Wali Kota, dalam wawancara, di Zest Hotel, Kota Ambon, Senin (11/8/2025).

Menurutnya, kolaborasi ini diharapkan mampu mencetak prestasi bagi Kota Ambon, baik di tingkat provinsi maupun nasional pada periode kepengurusan Federasi LASQI Kota Ambon masa bakti 2025–2030.

Selain fokus pada musik, ia menjelaskan bahwa seluruh subsektor industri kreatif, termasuk budaya, kearifan lokal, dan UMKM, akan dirangkul dalam satu ekosistem ekonomi kreatif yang saling terhubung.

“Kalau ekosistem ini tumbuh dan dikelola oleh komunitas yang tepat, ia akan menjadi faktor pendorong dan pendukung Ambon sebagai Kota Musik,” tegasnya.

Pemkot Ambon juga berencana menjadikan Ruang Terbuka Publik (RTP) sebagai contoh nyata pengembangan ekosistem ekonomi kreatif.

“Dalam beberapa waktu ke depan, kita akan mulai membangun contoh ekosistem di RTP, agar bisa dilihat dan diikuti oleh komunitas lainnya,” tambah Wattimena.

Dengan langkah ini, Pemkot Ambon berharap citra Ambon sebagai Kota Musik Dunia tidak hanya dikenal dari sisi budaya, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi masyarakat. (NI-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.