Wali Kota Ambon Imbau Pelaku Usaha Siapkan APAR, Pemkot Pastikan Respons Damkar Cepat

oleh -158214 Dilihat
oleh
Oplus_16908288

Ambon, NusaInaNews.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon menyampaikan keprihatinan mendalam atas peristiwa kebakaran yang terjadi dan berdampak pada sejumlah bangunan usaha.

Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, mengatakan terdapat lima unit yang terdampak kebakaran, dengan dua di antaranya mengalami kerusakan cukup serius.

Wattimena menegaskan, Pemkot Ambon telah mengeluarkan instruksi resmi kepada seluruh pelaku usaha agar menyiapkan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) di setiap tempat usaha. Langkah ini dilakukan sebagai upaya mitigasi awal apabila terjadi kebakaran.

“Tujuannya supaya kalau terjadi kebakaran, paling tidak mereka bisa saling membantu memadamkan api sambil menunggu pemadam kebakaran tiba,” ujar Wattimena, saat diwawancarai usai Safari Natal di Gereja Maria Bintang Laut, Sabtu (13/12/2025).

Menanggapi keluhan masyarakat terkait keterlambatan pemadam kebakaran, Wattimena menepis anggapan tersebut. Ia menyebutkan waktu respons pemadam kebakaran Kota Ambon tergolong cepat.

“Waktu respons kita enam menit. Setelah laporan diterima, enam menit pemadam sudah tiba di lokasi,” jelasnya.

Ia menambahkan, berdasarkan laporan Kepala Dinas terkait, proses pemadaman sempat mengalami kendala akibat angin kencang yang mempercepat penyebaran api. Kondisi tersebut membuat upaya penyiraman tidak langsung berdampak maksimal.

Meski demikian, Wattimena bersyukur karena tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Pemerintah Kota Ambon, kata dia, turut berduka dan akan menangani dampak kebakaran sesuai dengan mekanisme yang berlaku.

“Kita bersyukur kepada Tuhan tidak ada korban jiwa. Tidak ada pengungsi, dan pemerintah akan menangani sesuai mekanisme,” ujarnya.

Wali Kota juga mengingatkan masyarakat untuk selalu waspada terhadap potensi bencana yang dapat terjadi kapan saja dan di mana saja. Menurutnya, kesiapsiagaan merupakan bagian dari ketangguhan bencana.

“Kita tidak pernah tahu kapan bencana datang. Yang bisa kita lakukan adalah berikhtiar dan berhati-hati agar ketika bencana terjadi, kita sudah siap,” katanya.

Selain APAR, ia juga mengimbau para pemilik ruko dan toko agar menyiapkan fasilitas pendukung kebersihan, seperti tempat sampah, guna membantu program kebersihan Kota Ambon.

Dalam kesempatan tersebut, Wattimena juga menyinggung risiko kerja tinggi yang dihadapi petugas pemadam kebakaran dan Satpol PP. Pemerintah Kota Ambon memberikan tunjangan risiko kerja sebagai bentuk perhatian terhadap keselamatan petugas.

“Kami tentu berharap tidak ada kecelakaan, tetapi itu bagian dari risiko pekerjaan,” ujarnya.

Wattimena turut menyampaikan apresiasi kepada Kepolisian Daerah Maluku, khususnya Brimob Polda Maluku, yang membantu proses pemadaman dengan mengerahkan dua unit water cannon.

“Ini kolaborasi yang baik di Kota Ambon. Semua harus punya rasa memiliki untuk saling membantu dan menolong satu sama lain,” pungkasnya. (NI-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.