Wali Kota Ambon Terima Audiensi YPPM Maluku dan Koalisi Milenial Inklusi: Bahas Kota Inklusif dan Ramah HAM

oleh -730 Dilihat
oleh

Ambon, NusaInaNews.com – Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, menerima audiensi Yayasan Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (YPPM) Maluku bersama Koalisi Milenial Inklusi di Ruang Wali Kota Ambon, Selasa (26/8/2025).

Pertemuan tersebut membahas sejumlah isu strategis yang menekankan pembangunan kota inklusif, transparan, dan berorientasi pada penghormatan hak asasi manusia (HAM).

Dalam kesempatan itu, terdapat lima pokok isu yang diangkat.

Pertama, dorongan agar Ambon menjadi kota inklusi yang memastikan seluruh lapisan masyarakat, termasuk kelompok rentan, merasakan manfaat pembangunan secara adil.

Kedua, penguatan jaringan anti korupsi untuk mencegah praktik penyalahgunaan kewenangan yang merugikan publik.

Isu ketiga menyoroti peran penting generasi muda dalam merespons potensi konflik. Melalui penguatan jaringan, pemetaan, serta mitigasi dini, orang muda dinilai mampu berperan sebagai agen perdamaian dan membutuhkan dukungan pemerintah.

Selain itu, audiensi menekankan urgensi implementasi Peraturan Daerah tentang Pemenuhan Hak Disabilitas di Kota Ambon.

Menurut perwakilan audiensi, kebijakan tersebut masih perlu diperkuat baik di tataran regulasi maupun teknis agar hak-hak penyandang disabilitas dapat terpenuhi secara optimal.

Pokok terakhir adalah usulan pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Kota Ramah HAM sebagai wadah koordinasi lintas sektor dalam memastikan perlindungan, pemajuan, dan penghormatan HAM berjalan berkelanjutan.

Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Bodewin Wattimena menyampaikan apresiasi sekaligus menegaskan komitmen pemerintah kota.

“Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon siap memperkuat kolaborasi bersama masyarakat sipil, organisasi pemuda, dan komunitas disabilitas demi mewujudkan Ambon yang inklusif, transparan, dan berkeadilan,” ujarnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.