Drainase Dipenuhi Sampah, PUPR Sindir Rendahnya Kesadaran Warga

oleh -26 Dilihat
oleh

Ambon, nusainanews.com – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Ambon melaksanakan program GIAT BERSERI (Gerak Inisiatif Ambon Tertata Bersih, Sehat dan Indah) dengan membersihkan saluran drainase di Jalan Raya Pattimura, tepatnya di depan Gereja Maranatha, Selasa (9/6)

Namun, kegiatan rutin tersebut kembali mengungkap persoalan klasik yang hingga kini belum terselesaikan, yakni rendahnya kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan. Petugas menemukan tumpukan sampah yang menyumbat selokan dan saluran drainase di lokasi pembersihan.

Kepala Dinas PUPR Kota Ambon, Meli Latuihamallo, mengatakan kondisi tersebut menunjukkan masih banyak warga yang belum memiliki kepedulian terhadap kebersihan kota.

“Pembersihan dilakukan oleh buruh saluran Dinas PUPR di kawasan Jalan Raya Pattimura. Saat pembersihan, kami menemukan banyak sampah yang menumpuk di dalam selokan dan saluran got,” ujarnya kepada di Balai Kota Ambon Selasa (9/6)

Menurutnya, fakta bahwa sampah terus ditemukan di drainase menjadi bukti masih adanya kebiasaan membuang sampah sembarangan. Padahal pemerintah secara rutin melakukan pembersihan dan terus mengingatkan masyarakat agar menjaga kebersihan lingkungan.

“Kalau sampah di saluran masih sebanyak ini, berarti masih ada warga yang belum sadar untuk membuang sampah pada tempatnya. Padahal dampaknya bukan hanya membuat kota terlihat kotor, tetapi juga dapat menyebabkan penyumbatan drainase dan memicu banjir saat hujan,” tegas Latuihamallo.

Ia menilai upaya menjaga kebersihan kota tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah. Peran aktif masyarakat sangat dibutuhkan agar hasil pembersihan yang dilakukan petugas tidak sia-sia.
Karena itu, Dinas PUPR kembali mengingatkan warga agar menghentikan kebiasaan membuang sampah ke selokan, sungai maupun saluran air lainnya.

“Katong himbau lai par warga Kota Ambon, mari sama-sama jaga kota ini. Jangan buang sampah sembarangan. Kalau katong semua peduli, Ambon akan tetap bersih, sehat dan indah. Katong harus wujudkan wajah Kota Ambon yang benar-benar manise,” katanya.

Program GIAT BERSERI merupakan salah satu upaya Pemerintah Kota Ambon untuk menjaga kebersihan dan kelancaran fungsi drainase di wilayah kota. Namun keberhasilan program tersebut sangat bergantung pada kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan.

Meli berharap seluruh elemen masyarakat dapat menjadi bagian dari gerakan kebersihan dengan mengubah kebiasaan membuang sampah sembarangan. Tanpa dukungan warga, berbagai upaya penataan dan pembersihan yang dilakukan pemerintah akan terus berulang tanpa menghasilkan perubahan yang signifikan.(Cni)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.