Ambon, NusaInaNews.com – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Ambon menggelar Konferensi Cabang (Konfercab) ke-XXXIV dan Musyawarah Kohati (Muskoh) Tahun 2026 sebagai momentum strategis untuk melahirkan regenerasi kepemimpinan yang berintegritas dan berlandaskan nilai-nilai organisasi.
Kegiatan yang mengusung tema “Meneguhkan Arah Kepemimpinan HMI: Imajinasi Identitas Kemalukuan dan Politik Pembangunan” ini berlangsung di Aula Balai Diklat Pertanian Provinsi Maluku, Desa Waiheru, Kota Ambon, Jumat (10/01/2026).
Ketua Umum HMI Cabang Ambon, Rifon Wali, menyampaikan harapannya agar Konfercab XXXIV mampu menghasilkan satu pemimpin yang sah melalui mekanisme organisasi yang demokratis dan konstitusional.
“Konferensi ini diharapkan dapat melahirkan satu Ketua Umum hasil keputusan forum. Siapapun yang terpilih nantinya adalah Ketua Umum kita bersama, bukan milik kelompok atau individu tertentu,” tegas Rifon saat diwawancarai di sela-sela kegiatan.
Ia mengungkapkan, sebanyak 10 kader terbaik HMI Cabang Ambon ikut berkompetisi memperebutkan posisi Ketua Umum.
Menurutnya, hal tersebut mencerminkan dinamika demokrasi yang sehat, namun juga menuntut kedewasaan seluruh peserta forum agar tidak menimbulkan perpecahan.
“Dengan banyaknya kandidat, dinamika pasti terjadi. Bahkan tidak menutup kemungkinan muncul draf ganda jika proses tidak dikelola dengan baik. Karena itu, demokrasi HMI harus berjalan sehat dan murni,” ujarnya.
Rifon menegaskan, Ketua Umum demisioner memiliki peran strategis dalam memastikan seluruh tahapan Konfercab berjalan hingga tuntas.
Ia juga menekankan pentingnya kesinambungan program kerja, khususnya program-program strategis yang belum terselesaikan agar dapat dilanjutkan oleh kepengurusan selanjutnya.
Salah satu program prioritas yang menjadi perhatian serius adalah rehabilitasi Gedung Graha Insan Cita (GIC) Waiheru. Rifon menilai kondisi gedung tersebut saat ini memprihatinkan dan membutuhkan penanganan segera.
“Fasilitas air belum memadai, serta banyak pintu dan jendela yang sudah rusak. Padahal, GIC Waiheru sangat penting untuk menunjang aktivitas organisasi dan proses pengkaderan HMI Cabang Ambon,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Rifon kembali menegaskan visi utama HMI, yakni terbinanya insan akademis, pencipta, dan pengabdi yang bernafaskan Islam serta bertanggung jawab atas terwujudnya masyarakat adil dan makmur yang diridhai Allah SWT.
Ia juga mengajak seluruh kader HMI Cabang Ambon untuk menjaga persatuan, marwah organisasi, serta menerima hasil konferensi dengan sikap dewasa dan lapang dada. (NI-01)






