Event Dance Competition Perdana Hidupkan Gedung Kristen Center dan Ekonomi Kreatif Kota Ambon

oleh -5063 Dilihat
oleh
Oplus_16908288

Ambon, NusaInaNews.com – Persiapan matang untuk event Dance Competition perdana yang digelar di Gedung Kristen Center resmi diumumkan oleh Direktur Utama Mitra Percepatan Pendapatan Daerah, Asri Masry.

Lomba tari yang akan berlangsung akhir November ini menjadi langkah awal memaksimalkan potensi aset provinsi sekaligus ruang berekspresi bagi generasi muda Ambon dan Maluku.

Asri menjelaskan bahwa event ini tidak hanya menghadirkan peserta dari tingkat SMP, tetapi juga komunitas tari muda kreatif dari berbagai wilayah.

Antusiasme peserta sangat tinggi jumlah pendaftar telah mencapai hampir 50 peserta, jauh di atas ekspektasi awal.

“Ini angka yang spektakuler. Tanpa promosi besar, tanpa iklan, hanya dengan konsep dan kualitas panggung, peserta langsung tertarik,” ujar Asri, saat diwawancarai di Gedung Kristen Center, Kamis, (27/11/2025).

Asri menegaskan bahwa penyelenggaraan event ini merupakan bukti bahwa Gedung Kristen Center, sebagai aset milik Provinsi Maluku, memiliki potensi besar jika digunakan secara kreatif dan produktif.

Ia juga menghadirkan konsep yang belum pernah dilakukan sebelumnya di Kota Ambon: event di dalam dan luar gedung berlangsung nonstop secara bersamaan.

Inisiatif ini dinilai mampu menghidupkan ekonomi masyarakat sekitar, terutama para pelaku UMKM, penyedia jasa, dan pemuda lokal yang dilibatkan sebagai bagian dari operasional acara.

“Warga Talake sangat berterima kasih. Mereka bisa menghidupkan pendapatan, dan gedung pemerintah kembali hidup,” ucapnya.

Lomba tari ini membuka tiga kategori: Pelajar, Umum, dan Legend. Untuk kategori pelajar, Dinas Pendidikan Kota Ambon turut membantu menyosialisasikan informasi ke sekolah-sekolah SMP.

Asri memberikan apresiasi kepada Kepala Dinas Pendidikan Kota Ambon serta masyarakat yang ikut membantu mempromosikan event ini.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Wali Kota Ambon atas komunikasi intens yang selama ini terjalin terkait program-program pengembangan gedung.

Menariknya, Asri mengumumkan bahwa sebagian hasil penjualan tiket masuk, yang dibanderol Rp35.000, akan disumbangkan untuk pembangunan gereja di wilayah tersebut. Hal ini merupakan bentuk keseimbangan antara nilai bisnis dan kepentingan sosial masyarakat.

Selain itu, area parkir dikelola oleh pemuda setempat sehingga manfaat ekonomi dapat dirasakan langsung oleh warga.

Asri memastikan kegiatan serupa akan dibuat secara rutin, termasuk di bulan Desember. Ia menyiapkan berbagai program kreatif, seperti:

Lomba kreativitas pelajar tingkat SD–SMP, Lomba melukis, Pameran Batik Maluku Expo, Wahana hiburan “Rumah Hantu”

Ia menegaskan bahwa Gedung Kristen Center tidak boleh hanya digunakan untuk acara pernikahan, rapat, atau wisuda, tetapi harus menjadi pusat kreativitas dan pariwisata.

“Jika kita punya ide kreatif dan produktif, ayo tunjukkan. Gedung ini sangat mahal nilainya jika dipergunakan dengan baik.”

“Karir tidak bergantung pada status pendidikan. Keinginan, kemauan, dan keberanian adalah modal utama. Tidak ada yang tidak mungkin jika kita meminta pertolongan Tuhan dan berani mengambil langkah.” tutupnya.

Dengan visi yang progresif, Asri berharap pemerintah kota dan provinsi terus mendukung ruang berkarya bagi anak muda, sekaligus menjadikan Gedung Kristen Center sebagai pusat inovasi dan kreativitas masyarakat Ambon. (NI-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.